CRITICAL JOURNAL REVIEW
Pengelolaan Sistem Informasi Akademik Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi Informasi
Dan Komunikasi (TIK)
Nim : 3202131003
Kelas : GEOGRAFI C-2020
Dosen Pengampu: M. Taufik Rahmadi, S. Pd, M. Sc
Mata Kuliah : Tekonologi Informasi Dan Komunikasi
JURUSAN
PENDIDIKAN GEOGRAFI
FAKULTAS
ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS
NEGERI MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Rasionalisasi
CJR
Critical Jurnal Review merupakan
suatu tugas dimana mahasiswa dituntut untuk mengkritik dan mengulas isi jurnal
yang sudah ada. Dalam membuat Critical Jurnal Review yang diperlukan adalah
ulasan dari sebuah jurnal yang akan kita review. Hal-hal yang akan di ulas
dapat di tinjau dari berbagai segi ulasan yang dilakukan berdasakan argumen dan
bukti yang dapat dipertanggung jawabkan, untuk mengulas sebuah jurnal dapat
kita lakukan dengan cara melalui membaca jurnal tersebut terlebih dahulu.
1.2 Tujuan
Ø Untuk
memenuhi tugas mata kuliah Teknologi Informasi Dan Komunikasi.
Ø Meningkatkan
kemampuan pada mahasiswa didalam mengkritik sebuah jurnal.
Ø
Memperkuat wawasan pembaca akan ulasan
yang telah dibaca dari sebuah jurnal
1.3 Manfaat
Ø Sebagai
rujukan bagaimana untuk menyempurnakan sebuah jurnal dan mencari sumber bacaan
yang relevan.
Ø Membuat
mahasiswa agar mengetahui bagaimana cara mengkritik sebuah jurnal.
Ø Untuk
menambah pengetahuan kita dari jurnal yang telah kritik dan baca.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pembahasan Isi Jurnal
|
Judul |
Pengelolaan
Sistem Informasi Akademik Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi Informasi Dan
Komunikasi (TIK). |
|
Jurnal |
Penelitian
Pendidikan |
|
Volume
dan Halaman |
Volume
12, nomor 1 : 45-60 |
|
Penulis |
Etin
Indrayani |
|
Tahun
Terbit |
April
2011 |
|
Nomor
ISSN |
1412-565X |
|
Reviewer |
Putra
Laksmana Tanjung |
|
Tanggal |
14
Oktober 2020 |
|
Tujuan
Penelitian |
Tujuan
dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tentang Pemanfaatan Teknologi
Informasi Dan Komunikasi (TIK) pada bidang layanan administrasi akademik di
perguruan tinggi. |
|
Subjek
Penelitian |
Subjek
Penelitian ini yaitu pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam
akademik di perguruan Tinggi. |
|
Metode
Penlitian |
Penelitian
pada jurnal ini menggunakan metode deskriftif analitik yang berjenis survei
dengan pendekatan kuantitatif untuk mengkaji hubungan dan pengaruh anatar
variabel yaitu tentang efektivitas kuantitif. Pendekatatan Kuatitatif ini
juga ditujukan untuk menemukan pola atau kecenderungan. |
|
Hasil
Penelitian |
Pemanfaatan
Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) pada bidang layanan administrasi
akademik di perguruan tinggi menjadi suatu kebutuha, bukan hanya sekedar
prestise atau lifestyle manajemen pendidikan tinggi modern. Namun
dalam implementasinya banyak kendala yang ditemui perguruan tinggi dalam
menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pengelolaan kelembagaan
ini baik faktor teknis maupun non-teknis. Selanjutnya
dengan memperhatikan hal-hal tersebut diatas, penelitian ini mencoba untuk
memperoleh data empirik yang cukup lengkap dan dapat di percaya untuk
menggambarkan tentang keadaan faktor-faktor yang terkait dengan pengelolaan
Sistem Informasi Akademik Berbasis TIK terhadap kinerja perguruan tinggi dan
dampaknya terhadap prestasi akademik mahasiswa. Data yang telah diperoleh
juga dapat digunakan untuk mengembangkan alternatif model Sistem Informasi
Manajemen Akademik yang dapat memberi dukungan pada setiap proses pelayanan akademik maupun
pengambilan keputusan baik dilingkungan internal maupun yang terkait dengan
stakholders. Hal ini dipandang penting dalam rangka mensinkronkan dinamika
kebutuhan pengguna informasi dan dinamika perkembangan sistem informasi
manajemen sebagai penghasil informasi bagi keperluan berbagai pelayanan dan
pengambilan keputusan. Penggunaan
Teknologi Informasi Dan Komunikasi dalam mendukung proses ini merupakan salah
satu bentuk kepekaan lembaga dalam mencapai kesuksesan. Menurut Lasar (2008)
mengindentifikasi dua faktor penghambat ini, yaitu: faktor teknis dan
non-teknis. Faktor teknis meliputi: Teknologi dan Infrastruktur. Manajemen
Sistem Informasi Akademik membutuhkan perangkat komputer, jaringan internet
dan teknologi yangtepat. Persoalan saat ini adalah belum semua perguruan
tinggi memiliki teknologi dan infrastruktur tersebut, terutama didaerah
pelosok. Faktor non-teknis meliputi: Budaya, Pemanfaatan Sistem Informasi
Akademik Berbasis TIK membutuhkan budaya akses dan belajar mandiri serta
kebiasaan untuk belajar atau mengikuti perkembangan melalui komputer/internet.
Persoalana saat ini, apakah budaya belajar mandiri telah dimiliki oleh semua
pihak yang terkait dengan proses Sistem Informasi Akademik pembelajaran
yaitu, staff, dosen, dan mahasiswa. Jujur masih banyak staff administrasi
bahkan praktisi pendidikan dan mahasiswa yang belum menguasai teknologi
komputer dan internet, atau yang terkaitan dengan ICT lainnya. Hal ini
sebenarnya bukan hanya dikarenakan tidak adanya minat atau kemauan untuk
belajar, tetapi juga diakibatkan oleh tidak adanya fasilitas komputer dan
layanan internet yang memadai atau ketiadaan biaya internet, khususnya yang
kurang mampu secara finansial (daerah pelosok). Secara spesifik, sistem
informasi akademik memiliki beberapa karakter yang cukup luas, yaitu: Ø Sistem
Informasi Akademik bermakna sebagai pendekatan-pendekatan dalam melakukan
proses manajemen. Ø Komputer
hanya merupakan komponen, atau alat bukan fokus sentral dari sistem informasi
akademik. Ø Esensi
sistem informasi administrasi terletak pada sistem terpadu dalam sistem
terencana, bukan hanya urusan mekanisme pengolhan data. Sebagian
besar keputusan manajemen yang yang dalam penyelenggaraan perguruan tinggi,
sebagai mana lembaga-lembaga profil lainnya, bersifat berulang dan rutin. |
|
Kelebihan
|
Ø Materiyang
terdapat didalam jurnal ini tersusun secara sistematis sehingga memudahkan
mahasiswa untuk memahami materi yang di bahas dalam perguruan tinggi. Ø Artikel
ini sudah dapat kita jadikan sebagai pedoman serta refrensi dalam melakukan
penelitian tentang pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi dalam
perguruan tinggi Ø Kelebihan
metode riset deskritif mampu menganalisis isu atau topikyang sulit atau tidak
bisa diukur secara numerik. Metode riset deskriptif mampu melakukan
pengamatan dalam pengaturan sosial yang natural dan apa adanya. |
|
Kekurangan |
Ø Terdapat
beberapa kalimat maupun istilah dalam jurnal saya saya kurang paham. Ø Sulit
untuk diverifikasi ulang karena pengamatan dan sifat kontekstualnya. Ø Tidak
signifikan secara statistik. |
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Penggunaan
teknologi informasi dan komunikasi dalam menunjang sistem informasi membawa
pengaruh terhadap seluruh aspek dalam pengelolaan data. Penerapan teknologi
sistem informasi dalam perusahaan, tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh
individu sevagai pemakai teknologi informasi. Hal ini menyebabkan kurangnya
manfaat yang diberikan oleh teknologi sistem informasi tersebut khusunya dalam
meningkatkan kinerja individual. Keberhasilan sistem informasi suatu perusahaan
tergantung bagaimana sistem itu bagi para pemakainya, dan pemanfaatan teknologi
yang digunakan.
3.2
Saran
Saya menyadari dalam pembuatan
Critical Jurnal Review ini masih sangat terdapat banyak kesalahan dan
kekurangan baik dari segi penulisan serta isi. Namun saya memohon sekiranya
kepada pembaca agar dapat memberikan kritik berupa saran yang membangun
terhadap hasil tugas yang saya buat ini, agar kedepannya dapat membuat narasi
mengenai tugas ini menjadi lebih baik lagi. Saya berharap dengan adanya hasil
tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan pembaca mengenai penerapan teknologi
informasi dan komunikasi dalam perguruan tinggi.
DAFTAR
PUSTAKA
Indrayani Etin. Pengelolaan Sistem Informasi Akademik
Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK): Volume.
12. Nomor. 1. 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar